Iwan Fals
Willy
Willy

Si Anjing liar dari Jogjakarta
Apa kabarmu?
Kurindu gonggongmu
Yang keras hantam cadas

Si Kuda Binal dari Jogjakarta
Sehatkah dirimu?
Kurindu ringkikmu
Yang genit memaki onar

Dimana kini kau berada?
Tetapkah nyaring suaramu?

Si Mata Elang dari Jogjakarta
Resahkah kamu?
Kurindu sorot matamu
Yang tajam belah malam

Dimana runcing kokoh paruhmu?
Tetapkah angkuhmu hadang keruh?

Masih sukakah kau mendengar?
Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat?
Butir keringat kaum kecil yang terjerat
Oleh slogan-slogan manis sang hati laknat
Oleh janji-janji muluk tanpa bukti
Dimana kini kau berada?
Tetapkah nyaring suaramu?
Dimana runcing kokoh paruhmu?
Tetapkah angkuhmu hadang keruh?

Dimana kini kau berada?
Tetapkah nyaring suaramu?
Dimana runcing kokoh paruhmu?
Tetapkah angkuhmu hadang keruh?

Masih sukakah kau mendengar?
Dengus nafas saudara kita yang terkapar
Masih sukakah kau melihat?
Butir keringat orang kecil yang terjerat
Oleh slogan-slogan manis sang hati laknat
Oleh janji-janji muluk tanpa bukti